Monthly Archives: December 2015

Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB)

Roti Sehat ala IPB; Rasa Kencur dan Bawang Putih

Resto Taman Koleksi yang berada di area Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Baranangsiang Bogor, kini menghadirkan menu andalan baru berupa Roti Sehat. Alasan pemberian nama Roti Sehat adalah karena bahan dasar pembuatan roti terbuat dari tepung rendah protein, tidak menggunakan telur dan margarin serta penggunaan olive oil dalam proses penggorengan rotinya.

“Roti berbahan baku terigu atau gandum ini memiliki nilai khusus, yakni menyajikan aroma rempah-rempah yang sehat dan menggunakan wadah khusus untuk saos filler-nya,” ujar Trilia Gunawan selaku operasional Resto Taman Koleksi itu. Roti Sehat memiliki dua pilihan jenis, yakni roti gandum atau terigu dengan rasa kencur atau garlic (bawang putih). Hidangan Roti Sehat dapat dinikmati dengan empat rasa saos, yaitu rendang, salmon, kari dan vegetable. Saos dapat disuntikkan ke dalam Roti Sehat, atau bisa juga dicocol. “Semua saus racikan sendiri dengan bumbu pilihan dan tidak ada tambahan MSG, pengawet maupun pewarna,” katanya.

Proses pembuatannya pun sangat mudah. Tepung gandum, gula, garam, rempah dan air dicampur terus hingga kalis, diamkan selama 15 menit. Setelah dingin, adonan bisa disimpan di lemari pendingin maupun freezer. Ketika akan disantap adonan yang sudah dikeluarkan dari mesin pendingin diberi toping kemudian baru digoreng.

Roti Sehat ini bisa bertahan 2-8 bulan, tergantung tempat penyimpanannya. Jika disimpan di chiller, adonan akan bertahan dua bulan. Namun jika disimpan di freezer daya tahannya bisa mencapai delapan bulan.

Harga satu paket Roti Sehat dijual Rp 24.000, terdiri atas tiga roti dan satu jenis saos (untuk saos, konsumen bebas memilih). Roti tersebut juga dapat dibeli secara satuan begitu juga pilihan saosnya.

“Sejak pertama kali launching, respon pembeli bagus, bisa terjual di luar ekspektasi kami. Yang lebih banyak terjual adalah roti gandum kencur saos rendang dan saos salmon. Satu paket tiga roti dengan pilihan saos satu, kami jual dengan harga 24 ribu rupiah. Kalau mau tambah lagi kita bisa jual roti saja maupun saos saja,” ujar Lia, sapaan akrabnya.“Kuliner yang ada di Bogor sangat banyak, yang enak juga banyak. Namun bukan hanya enak yang perlu diutamakan, tapi juga sehat. Itu yang kita tonjolkan, karena untuk sehat itu mahal kan,” tambahnya.

Resto Taman Koleksi berkomitmen untuk terus menawarkan menu sehat dan suasana asri, yaitu di bawah pohon-pohon rindang. Makanan pun disajikan berkonsep sehat. Selain produk baru ini, ada beragam menu sehat lain yang ditawarkan yang unik. Diantaranya menu yang diracik dari hasil inovasi peneliti IPB.

“Menu unik yang kita kembangkan berdasarkan hasil inovasi para peneliti Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) diantaranya beras analog dan mie jagung. Untuk beras analog, kita kembangkan Nasi Analog Nusantara dan Bubur Manado Analog. Untuk mie jagung kami kembangkan mie hotplate, ifu mie, serta mie jagung goreng. Untuk produk minuman, resto ini memanfaatkan inovasi jamu-jamuan dari Pusat Studi Biofarmaka LPPM IPB, serta madu IPB,” pungkasnya.